Karya — Kedai kopi

Identitas kedai kopi untuk dua lokasi

Contoh penyusunan identitas untuk kedai kopi yang tampilannya berbeda di setiap lokasi.

Contoh susunan, bukan pekerjaan klien

Visual studi kasus

Komposisi geometris untuk contoh studi kasus kedai kopi, versi hasil akhir.
Hasil
Komposisi yang sama ditampilkan sebagai garis konstruksi, untuk contoh studi kasus kedai kopi.
Konstruksi. Susunan awal: logo diuji lebih dulu pada ukuran terkecil, papan nama dan cangkir, sebelum dipakai di ukuran besar.

Tantangan, pendekatan, dan hasil

Tantangan

Kondisi yang dihadapi

Sebuah kedai kopi membuka lokasi kedua dan mendapati kedua tempat itu terasa seperti dua usaha berbeda. Papan nama, menu, dan kemasan dibuat pada waktu yang berbeda oleh orang yang berbeda, tanpa acuan tertulis. Pemiliknya kesulitan menjelaskan kepada tim baru seperti apa tampilan yang benar.

Pendekatan

Cara pekerjaan disusun

Kerja dimulai dari perumusan posisi: kepada siapa kedai ini berbicara dan apa yang membedakannya dari kedai lain di sekitarnya. Setelah itu identitas disusun sebagai sistem, dengan logo yang diuji terlebih dahulu pada penerapan terkecil seperti cangkir dan papan nama, baru dinaikkan ke ukuran besar. Aturan pemakaian ditulis dalam bahasa yang bisa langsung dipakai staf, bukan hanya oleh desainer.

Hasil

Yang berubah setelahnya

Kedua lokasi memakai satu set aturan yang sama, sehingga materi baru bisa dibuat tanpa menunggu persetujuan visual satu per satu. Pemilik punya dokumen acuan untuk diberikan ke vendor cetak dan ke staf yang baru bergabung.

Ruang lingkup

Yang dikerjakan dalam contoh ini

  • Perumusan posisi dan audiens
  • Sistem logo dan varian ukuran kecil
  • Palet warna dan tipografi
  • Panduan penerapan untuk staf

Lini layanan terkait

Catatan: seluruh isi halaman ini adalah contoh susunan. Tidak ada nama perusahaan, angka, testimoni, atau hasil kampanye yang dicantumkan, karena tidak ada yang dapat diverifikasi pada saat halaman ini dibuat.

Berikutnya

Menata arsitektur brand lini produk

Contoh penataan hubungan antara brand induk dan sub-lini produk yang tumbuh tanpa aturan.