Karya — Produk perawatan kulit
Menata arsitektur brand lini produk
Visual studi kasus
Tantangan, pendekatan, dan hasil
Tantangan
Kondisi yang dihadapi
Sebuah brand perawatan kulit menambah varian produk lebih cepat daripada kemampuannya menata kemasan. Setiap varian baru dibuat mengikuti tren saat itu, sehingga di rak produk-produknya tidak terbaca sebagai satu keluarga. Tim penjualan kesulitan menjelaskan urutan pemakaian antar produk.
Pendekatan
Cara pekerjaan disusun
Yang dipetakan lebih dulu adalah hubungan antar produk: mana yang berdiri sendiri, mana yang merupakan turunan, dan mana yang seharusnya digabung. Dari peta itu disusun sistem kemasan berlapis, dengan elemen tetap yang menandai brand induk dan elemen berubah yang menandai varian. Sistemnya diuji dengan menempatkan varian yang sudah ada dan varian yang belum dibuat di satu bidang yang sama.
Hasil
Yang berubah setelahnya
Varian baru bisa masuk ke sistem tanpa desain ulang dari nol, dan urutan pemakaian produk terbaca dari kemasannya sendiri. Brand induk tetap terlihat ketika produk dipajang berdampingan dengan merek lain.
Berikutnya